Selasa, 16 Desember 2014

“KEAMANAN PADA JARINGAN WORLD WIDE WEB”


ABSTRAK

Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat. Tetapi dalam beberapa hal terhubung dengan internet bisa menjadi suatu ancaman yang berbahaya, banyak serangan yang dapat terjadi baik dari dalam maupun luar seperti virus, trojan, maupun hacker. Pada akhirnya security komputer dan jaringan komputer akan memegang peranan yang penting dalam kasus ini.

A. LATAR BELAKANG MASALAH

World Wide Web (WWW atau Web1) merupakan salah satu “killer applications” yang menyebabkan populernya Internet. Kehebatan Web adalah kemudahannya untuk mengakses informasi, yang dihubungkan satu dengan lainnya melalui konsephypertext.

Informasi dapat tersebar di mana-mana di dunia dan terhubung melalui hyperlink. Informasi lebih lengkap tentang WWW dapat diperoleh di web W3C .

Pembaca atau peraga sistem WWW yang lebih dikenal dengan istilah browser dapat diperoleh dengan mudah, murah atau gratis. Contoh browser adalah Netscape, Internet Explorer, Opera, kfm (KDE file manager di sistem Linux), dan masih banyak lainnya.

Kemudahan penggunaan program browser inilah yang memicu populernya WWW. Sejarah dari browser ini dimulai dari browser di sistem komputer NeXT yang kebetulan digunakan oleh Berners-Lee. Selain browser NeXT itu, pada saat itu baru ada browser yang berbentuk text (text-oriented) seperti “line mode” browser. Berkembangnya WWW dan Internet menyebabkan pergerakan sistem informasi untuk menggunakannya sebagai basis. Banyak sistem yang tidak terhubung ke Internet tetapi tetap menggunakan basis Web sebagai basis untuk sistem informasinya yang dipasang di jaringan Intranet. Untuk itu, keamanan sistem informasi yang berbasis Web dan teknologi Internet bergantung kepada keamanan sistem Web tersebut. Arsitektur sistem Web terdiri dari dua sisi: server dan client. Keduanya dihubungkan dengan jaringan komputer (computer network). Selain menyajikan data-data dalam bentuk statis, sistem Web dapat menyajikan data dalam bentuk dinamis dengan menjalankan program. Program ini dapat dijalankan di server (misal dengan CGI, servlet) dan di client (applet, Javascript).


B. RUMUSAN MASALAH

Munculnya masalah keamanan ini didasarkan atas beberapa asumsi yang datang dari berbagai kalangan baik dari kalangan / pihak User, dari pihak Web Master atau dari Sistem Web itu sendiri, sehingga beberapa asumsi dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Asumsi dari sisi pengguna

  •     Server dimiliki dan dikendalikan oleh organisasi yang mengaku memiliki  server tersebut. 
  •     Dokumen yang ditampilkan bebas dari virus, trojan horse, atau itikad jahat lainnya. Bisa saja seorang yang nakal memasang virus di web nya. Akan tetapi ini merupakan anomali.
  •     Server tidak mendistribusikan informasi mengenai pengunjung (user yang melakukan browsing) kepada pihak lain. Hal ini disebabkan ketika kita mengunjungi sebuah web site, data-data tentang kita (nomor IP, operating system, browser yang digunakan, dll.) dapat dicatat.
  •    Pelanggaran terhadap asumsi ini sebetulnya melanggar privacy. Jika hal ini dilakukan maka pengunjung tidak akan kembali ke situs ini.
b. Asumsi dari penyedia layanan (web master)
  •     Pengguna tidak beritikad untuk merusak server atau mengubah isinya (tanpa ijin).
  •     Pengguna hanya mengakses dokumen-dokumen atau informasi yang diijinkan diakses. Seorang pengguna tidak mencoba-coba masuk ke direktori yang tidak diperkenankan (istilah yang umum digunakan adalah “directory traversal”).
  •     Identitas pengguna benar. Banyak situs web yang membatasi akses kepada user-user tertentu. Dalam hal ini, jika seorang pengguna “login” ke web, maka dia adalah pengguna yang benar.
c. Asumsi dari kedua belah pihak 
Jaringan komputer (network) dan komputer bebas dari penyadapan pihak ketiga. Informasi yang disampaikan dari server ke pengguna (dan sebaliknya) terjamin keutuhannya dan tidak dimodifikasi oleh pihak ketiga yang tidak berhak.

Asumsi-asumsi di atas bisa dilanggar sehingga mengakibatkan adanya  masalah keamanan.

C. TUJUAN

Tujuan dari makalah ini adalah :

1. Mengetahui metode keamanan seperti apa yang tepat untuk layanan WWW ini.
2. Membuktikan melalui metode keamanan yang didapat terhadap jawaban  dari apa yang diasumsikan diatas.

D. LANDASAN TEORI

Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan suatu network dengan

network lainya di seluruh dunia. TCP/IP menjadi protocol penghubung antara

jaringan-jaringan yang beragam di seluruh dunia untuk dapat berkomunikasi. World

Wide Web (WWW) merupakan bagian dari internet yang paling cepat berkembang

dan paling populer


WWW bekerja merdasarkan pada tiga mekanisme berikut:


•    Protocol standard aturan yang di gunakan untuk berkomunikasi pada computer networking, Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protocol untuk WWW.

•     Address     WWW memiliki aturan penamaan alamat web yaitu: URL(Uniform
Resource Locator) yang di gunakan sebagai standard alamat internet.

•    HTML digunakan untuk membuat document yang bisa di akses melalui web. HTML merupakan standard bahasa yang digunakan untuk menampilkan documentweb.
•    Mengontrol tampilan dari web page dan contentnya.
•    Mempublikasikan document secara online sehingga bisa di akses.
•    Membuat online form yang bisa di gunakan untuk menangani pendaftaran,
transaksi secara online.

·        Menambahkan object-object seperti image, audio, video dan juga java appletdalam document HTMLBrowser merupakan software yang di install di mesin client yang berfungsi untukmenterjemahkan tag-tag HTML menjadi halaman web. Browser yang sering digunakan biasanya Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Mozilla dan masih banyak yang lainya.

E. IMPLEMENTASI

-     KEAMANAN SERVER

Server WWW menyediakan fasilitas agar client dari tempat lain dapat mengambil informasi dalam bentuk berkas (file), atau mengeksekusi perintah (menjalankan program) di server. Fasilitas pengambilan berkas dilakukan dengan perintah “GET”, sementara mekanisme untuk mengeksekusi perintah di server dapat dilakukan dengan “CGI” (Common Gateway Interface), Server Side Include (SSI), Active Server Page (ASP), PHP, atau dengan menggunakan servlet (seperti pernggunaan Java Servlet). Kedua jenis servis di atas (mengambil berkas biasa maupun menjalankan program di server) memiliki potensi lubang keamanan yang berbeda.
Adanya lubang keamanan di sistem WWW dapat dieksploitasi dalam bentuk yang beragam, antara lain:

      •    Informasi yang ditampilkan di server diubah sehingga dapat mempermalukan perusahaan atau organisasi anda (dikenal dengan istilah deface1);

    Informasi yang semestinya dikonsumsi untuk kalangan terbatas (misalnya laporan keuangan, strategi perusahaan anda, atau database client anda) ternyata berhasil disadap oleh saingan anda (ini mungkin disebabkan salah setup server, salah setup router / firewall, atau salah setup authentication);

      •    Informasi dapat disadap (seperti misalnya pengiriman nomor kartu kredit untuk membeli melalui WWW, atau orang yang memonitor kemana saja anda melakukan web surfing);

      •   Server diserang (misalnya dengan memberikan request secara bertubi-tubi)

sehingga tidak bisa memberikan layanan ketika dibutuhkan (denial of service attack);

      •    Untuk server web yang berada di belakang firewall, lubang keamanan di server web yang dieksploitasi dapat melemahkan atau bahkan menghilangkan fungsi dari firewall (dengan mekanisme tunneling).

Strategi Implementasi

a. Membatasi akses melalui Kontrol Akses

Sebagai penyedia informasi (dalam bentuk berkas-berkas), sering diinginkan pembatasan akses. Misalnya, diinginkan agar hanya orang-orang tertentu yang dapat mengakses berkas (informasi) tertentu. Pada prinsipnya ini adalah masalah kontrol akses. Pembatasan akses dapat dilakukan dengan:

•  Membatasi domain atau nomor IP yang dapat mengakses;

•  Menggunakan pasangan userid & password;

•  Mengenkripsi data sehingga hanya dapat dibuka (dekripsi) oleh orang yang memiliki kunci pembuka.

b. Proteksi halaman dengan menggunakan password

Salah satu mekanisme mengatur akses adalah dengan menggunakan pasangan userid (user identification) dan password. Untuk server Web yang berbasis Apache1, akses ke sebuah halaman (atau sekumpulan berkas yang terletak di sebuah directory di sistem Unix) dapat diatur dengan menggunakan berkas “.htaccess”.

c. Secure Socket Layer

Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan server WWW adalah dengan menggunakan enkripsi pada komunikasi pada tingkat socket. Dengan menggunakan enkripsi, orang tidak bisa menyadap data-data (transaksi) yang dikirimkan dari/ke server WWW. Salah satu mekanisme yang cukup populer adalah dengan menggunakan Secure Socket Layer (SSL) yang mulanya dikembangkan oleh Netscape.


d. Mengetahui Jenis Server

Informasi tentang web server yang digunakan dapat dimanfaatkan oleh perusak untuk melancarkan serangan sesuai dengan tipe server dan operating system yang digunakan. Seorang penyerang akan mencari tahu software dan versinya yang digunakan sebagai web server, kemudian mencari informasi di Internet tentang

kelemahan web server tersebut. Informasi tentang program server yang digunakan sangat mudah diperoleh. Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan program “telnet” dengan melakukan telnet ke port 80 dari server web tersebut, kemudian menekan tombol return dua kali. Web server akan mengirimkan respon dengan didahuli oleh informasi tentang server yang digunakan.

e. Keamanan Program CGI

Common Gateway Interface (CGI) digunakan untuk menghubungkan sistem WWW dengan software lain di server web. Adanya CGI memungkinkan hubungan interaktif antara user dan server web. CGI seringkali digunakan sebagai mekanisme untuk mendapatkan informasi dari user melalui “fill out form”, mengakses database, atau menghasilkan halaman yang dinamis.



-     KEAMANAN CLIENT WWW

Dalam bagian terdahulu dibahas masalah yang berhubungan dengan server WWW. Dalam bagian ini akan dibahas masalah-masalah yang berhubungan dengan keamanan client WWW, yaitu pemakai (pengunjung) biasa. Keamanan di sisi client biasanya berhubungan dengan masalah privacy dan penyisipan virus atau trojan horse.


a. Pelanggaran Privacy

Ketika kita mengunjungi sebuah situs web, browser kita dapat “dititipi” sebuah “cookie” yang fungsinya adalah untuk menandai kita. Ketika kita berkunjung ke server itu kembali, maka server dapat mengetahui bahwa kita kembali dan server dapat memberikan setup sesuai dengan keinginan (preference) kita. Ini merupakan servis yang baik. Namun data-data yang sama juga dapat digunakan untuk melakukan tracking kemana saja kita pergi. Ada juga situs web yang mengirimkan script (misal Javascript) yang melakukan interogasi terhadap server kita (melalui browser) dan mengirimkan informasi ini ke server. Bayangkan jika di dalam komputer kita terdapat data-data yang bersifat rahasia dan informasi ini dikirimkan ke server milik orang lain.
b. Penyisipan Trojan Horse

Cara penyerangan terhadap client yang lain adalah dengan menyisipkan virus atau trojan horse. Bayangkan apabila yang anda download adalah virus atau trojan horse yang dapat menghapus isi harddisk anda. Salah satu contoh yang sudah terjadi adalah adanya web yang menyisipkan trojan horse Back Orifice (BO) atau Netbus sehingga komputer anda dapat dikendalikan dari jarak jauh. Orang dari jarak jauh dapat menyadap apa yang anda ketikkan, melihat isi direktori, melakukan reboot, bahkan memformat harddisk.


F. KESIMPULAN

Dari paparan diatas dapat disimpulkan sebagai berikut :

Ø      Sistem keamanan WWW dibagi kedalam dua aspek, yaitu aspek dari Server dan aspek dari Client.
Ø      Untuk sisi server ada mekanisme tertentu untuk mengambil file / berkas yang ada dalam server
Ø      Beberapa strategi untuk memberikan keamanan server diantaranya adalah batasan kontrol aksesn, proteksi halaman dengan password, SSL (Security SocketLayer)
Ø      Sedangkan yang harus diperhatikan dalam strategi pengamanan untuk client diantaranya adalah masalah privacy dan trojan house.


G. DAFTAR PUSTAKA

1. Richard H. Baker, “Network Security: how to plan for it and achieve it,” McGraw-Hill International, 1995. 

2. Steven M. Bellovin, “Security Problems in TCP/IP Protocol Suite,” Computer Communication Review, Vol. 19, No. 2, pp. 32-48, 1989. 

3. Tim Berners-Lee, “Weaving the Web: the past, present and future of the world wide web by its inventor,” Texere, 2000.

4.      www.ilmukomputer.com

Jumat, 12 Desember 2014

KEAMANAN PADA JARINGAN WORLD WIDE WEB

ABSTRAK
Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini.
Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi.
Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat.
Tetapi dalam beberapa hal terhubung dengan internet bisa menjadi suatu ancaman yang berbahaya, banyak serangan yang dapat terjadi baik dari dalam maupun luar seperti virus, trojan, maupun hacker. Pada akhirnya security komputer dan jaringan komputer akan memegang peranan yang penting dalam kasus ini.

A. LATAR BELAKANG MASALAHWorld Wide Web (WWW atau Web1) merupakan salah satu “killer applications” yang menyebabkan populernya Internet.
Kehebatan Web adalah kemudahannya untuk mengakses informasi, yang dihubungkan satu dengan lainnya melalui konsephypertext.Informasi dapat tersebar di mana-mana di dunia dan terhubung melalui hyperlink. Informasi lebih lengkap tentang WWW dapat diperoleh di web W3C .               Pembaca atau peraga sistem WWW yang lebih dikenal dengan istilah browser dapat diperoleh dengan mudah, murah atau gratis.
Contoh browser adalah Netscape, Internet Explorer, Opera, kfm (KDE file manager di sistem Linux), dan masih banyak lainnya.    Kemudahan penggunaan programbrowser inilah yang memicu populernya WWW.
Sejarah dari browser ini dimulai dari browser di sistem komputer NeXT yang kebetulan digunakan oleh Berners-Lee. Selain browser NeXT itu, pada saat itu baru ada browser yang berbentuk text (text-oriented) seperti “line mode” browser. Berkembangnya WWW dan Internet menyebabkan pergerakan sistem informasi untuk menggunakannya sebagai basis. Banyak sistem yang tidak terhubung ke Internet tetapi tetap menggunakan basis Web sebagai basis untuk sistem informasinya yang dipasang di jaringan Intranet. Untuk itu, keamanan sistem informasi yang berbasis Web dan teknologi Internet bergantung kepada keamanan sistem Web tersebut.              Arsitektur sistem Web terdiri dari dua sisi: server dan client. Keduanya dihubungkan dengan jaringan komputer (computer network). Selain menyajikan data-data dalam bentuk statis, sistem Web dapat menyajikan data dalam bentuk dinamis dengan menjalankan program. Program ini dapat dijalankan di server (misal dengan CGI, servlet) dan di client (applet, Javascript).B. RUMUSAN MASALAH                Munculnya masalah keamanan ini didasarkan atas beberapa asumsi yang datang dari berbagai kalangan baik dari kalangan / pihak User, dari pihak Web Master atau dari Sistem Web itu sendiri, sehingga beberapa asumsi dapat disimpulkan sebagai berikut :a. Asumsi dari sisi pengguna1.      Server dimiliki dan dikendalikan oleh organisasi yang mengaku memiliki  server tersebut. 2.      Dokumen yang ditampilkan bebas dari virus, trojan horse, atau itikad jahat lainnya. Bisa saja seorang yang nakal memasang virus di web nya. Akan tetapi ini merupakan anomali.3.     Server tidak mendistribusikan informasi mengenai pengunjung (user yang melakukan browsing) kepada pihak lain. Hal ini disebabkan ketika kita mengunjungi sebuah web site, data-data tentang kita (nomor IP, operating system, browser yang digunakan, dll.) dapat dicatat.4.     Pelanggaran terhadap asumsi ini sebetulnya melanggar privacy. Jika hal ini dilakukan maka pengunjung tidak akan kembali ke situs ini.b. Asumsi dari penyedia layanan (web master)1.     Pengguna tidak beritikad untuk merusak server atau mengubah isinya (tanpa ijin).2.     Pengguna hanya mengakses dokumen-dokumen atau informasi yang diijinkan diakses. Seorang pengguna tidak mencoba-coba masuk ke direktori yang tidak diperkenankan (istilah yang umum digunakan adalah “directory traversal”).3.     Identitas pengguna benar. Banyak situs web yang membatasi akses kepada user-user tertentu. Dalam hal ini, jika seorang pengguna “login” ke web, maka dia adalah pengguna yang benar.c. Asumsi dari kedua belah pihak            Jaringan komputer (network) dan komputer bebas dari penyadapan pihak ketiga. Informasi yang disampaikan dari server ke pengguna (dan sebaliknya) terjamin keutuhannya dan tidak dimodifikasi oleh pihak ketiga yang tidak berhak.Asumsi-asumsi di atas bisa dilanggar sehingga mengakibatkan adanya  masalah keamanan.C. TUJUANTujuan dari makalah ini adalah :1. Mengetahui metode keamanan seperti apa yang tepat untuk layanan WWW ini.2. Membuktikan melalui metode keamanan yang didapat terhadap jawaban  dari apa yang diasumsikan diatas.D. LANDASAN TEORI               Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan suatu network dengannetwork lainya di seluruh dunia. TCP/IP menjadi protocol penghubung antara jaringan-jaringan yang beragam di seluruh dunia untuk dapat berkomunikasi. World Wide Web (WWW) merupakan bagian dari internet yang paling cepat berkembang dan paling populerWWW bekerja merdasarkan pada tiga mekanisme berikut:•    Protocol standard aturan yang di gunakan untuk berkomunikasi pada computer networking, Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protocol untuk WWW.•     Address     WWW memiliki aturan penamaan alamat web yaitu: URL(UniformResource Locator) yang di gunakan sebagai standard alamat internet.•    HTML digunakan untuk membuat document yang bisa di akses melalui web. HTML merupakan standard bahasa yang digunakan untuk menampilkan documentweb.•    Mengontrol tampilan dari web page dan contentnya.•    Mempublikasikan document secara online sehingga bisa di akses.•    Membuat online form yang bisa di gunakan untuk menangani pendaftaran,transaksi secara online.·        Menambahkan object-object seperti image, audio, video dan juga java appletdalam document HTMLBrowser merupakan software yang di install di mesin client yang berfungsi untukmenterjemahkan tag-tag HTML menjadi halaman web. Browser yang sering digunakan biasanya Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Mozilla dan masih banyak yang lainya.E. IMPLEMENTASI-     KEAMANAN SERVERServer WWW menyediakan fasilitas agar client dari tempat lain dapat mengambil informasi dalam bentuk berkas (file), atau mengeksekusi perintah (menjalankan program) di server. Fasilitas pengambilan berkas dilakukan dengan perintah “GET”, sementara mekanisme untuk mengeksekusi perintah di server dapat dilakukan dengan “CGI” (Common Gateway Interface), Server Side Include (SSI), Active Server Page (ASP), PHP, atau dengan menggunakan servlet(seperti pernggunaan Java Servlet). Kedua jenis servis di atas (mengambil berkas biasa maupun menjalankan program di server) memiliki potensi lubang keamanan yang berbeda.Adanya lubang keamanan di sistem WWW dapat dieksploitasi dalam bentuk yang beragam, antara lain:      •    Informasi yang ditampilkan di server diubah sehingga dapat mempermalukan perusahaan atau organisasi anda (dikenal dengan istilah deface1);•    Informasi yang semestinya dikonsumsi untuk kalangan terbatas (misalnya laporan keuangan, strategi perusahaan anda, atau database client anda) ternyata berhasil disadap oleh saingan anda (ini mungkin disebabkan salah setup server, salah setup router / firewall, atau salah setup authentication);      •    Informasi dapat disadap (seperti misalnya pengiriman nomor kartu kredit untuk membeli melalui WWW, atau orang yang memonitor kemana saja anda melakukan web surfing);      •   Server diserang (misalnya dengan memberikan request secara bertubi-tubi)sehingga tidak bisa memberikan layanan ketika dibutuhkan (denial of service attack);      •    Untuk server web yang berada di belakang firewall, lubang keamanan di server web yang dieksploitasi dapat melemahkan atau bahkan menghilangkan fungsi dari firewall (dengan mekanisme tunneling).Strategi Implementasia. Membatasi akses melalui Kontrol AksesSebagai penyedia informasi (dalam bentuk berkas-berkas), sering diinginkan pembatasan akses. Misalnya, diinginkan agar hanya orang-orang tertentu yang dapat mengakses berkas (informasi) tertentu. Pada prinsipnya ini adalah masalah kontrol akses. Pembatasan akses dapat dilakukan dengan:•  Membatasi domain atau nomor IP yang dapat mengakses;•  Menggunakan pasangan userid & password;•  Mengenkripsi data sehingga hanya dapat dibuka (dekripsi) oleh orang yang memiliki kunci pembuka.b. Proteksi halaman dengan menggunakan passwordSalah satu mekanisme mengatur akses adalah dengan menggunakan pasangan userid (user identification) dan password. Untuk server Web yang berbasis Apache1, akses ke sebuah halaman (atau sekumpulan berkas yang terletak di sebuah directory di sistem Unix) dapat diatur dengan menggunakan berkas “.htaccess”.c. Secure Socket LayerSalah satu cara untuk meningkatkan keamanan server WWW adalah dengan menggunakan enkripsi pada komunikasi pada tingkat socket. Dengan menggunakan enkripsi, orang tidak bisa menyadap data-data (transaksi) yang dikirimkan dari/ke server WWW. Salah satu mekanisme yang cukup populer adalah dengan menggunakan Secure Socket Layer (SSL) yang mulanya dikembangkan oleh Netscape.d. Mengetahui Jenis ServerInformasi tentang web server yang digunakan dapat dimanfaatkan oleh perusak untuk melancarkan serangan sesuai dengan tipe server dan operating system yang digunakan. Seorang penyerang akan mencari tahu software dan versinya yang digunakan sebagai web server, kemudian mencari informasi di Internet tentangkelemahan web server tersebut. Informasi tentang program server yang digunakan sangat mudah diperoleh. Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan program “telnet” dengan melakukan telnet ke port 80 dari server web tersebut, kemudian menekan tombol return dua kali. Web server akan mengirimkan respon dengan didahuli oleh informasi tentang server yang digunakan.e. Keamanan Program CGICommon Gateway Interface (CGI) digunakan untuk menghubungkan sistem WWW dengan software lain di server web. Adanya CGI memungkinkan hubungan interaktif antara user dan server web. CGI seringkali digunakan sebagai mekanisme untuk mendapatkan informasi dari user melalui “fill out form”, mengakses database, atau menghasilkan halaman yang dinamis.-     KEAMANAN CLIENT WWWDalam bagian terdahulu dibahas masalah yang berhubungan dengan server WWW. Dalam bagian ini akan dibahas masalah-masalah yang berhubungan dengan keamanan client WWW, yaitu pemakai (pengunjung) biasa. Keamanan di sisi client biasanya berhubungan dengan masalah privacy dan penyisipan virus atau trojan horse.a. Pelanggaran PrivacyKetika kita mengunjungi sebuah situs web, browser kita dapat “dititipi” sebuah “cookie” yang fungsinya adalah untuk menandai kita. Ketika kita berkunjung ke server itu kembali, maka server dapat mengetahui bahwa kita kembali dan server dapat memberikan setup sesuai dengan keinginan (preference) kita. Ini merupakan servis yang baik. Namun data-data yang sama juga dapat digunakan untuk melakukan tracking kemana saja kita pergi. Ada juga situs web yang mengirimkan script (misal Javascript) yang melakukan interogasi terhadap server kita (melalui browser) dan mengirimkan informasi ini ke server. Bayangkan jika di dalam komputer kita terdapat data-data yang bersifat rahasia dan informasi ini dikirimkan ke server milik orang lain.b. Penyisipan Trojan HorseCara penyerangan terhadap client yang lain adalah dengan menyisipkan virus atau trojan horse. Bayangkan apabila yang anda download adalah virus atau trojan horse yang dapat menghapus isi harddisk anda. Salah satu contoh yang sudah terjadi adalah adanya web yang menyisipkan trojan horse Back Orifice (BO) atau Netbus sehingga komputer anda dapat dikendalikan dari jarak jauh. Orang dari jarak jauh dapat menyadap apa yang anda ketikkan, melihat isi direktori, melakukan reboot, bahkan memformat harddisk.F. KESIMPULANDari paparan diatas dapat disimpulkan sebagai berikut :Ø      Sistem keamanan WWW dibagi kedalam dua aspek, yaitu aspek dari Server dan aspek dari Client.Ø      Untuk sisi server ada mekanisme tertentu untuk mengambil file / berkas yang ada dalam serverØ      Beberapa strategi untuk memberikan keamanan server diantaranya adalah batasan kontrol aksesn, proteksi halaman dengan password, SSL (Security SocketLayer)Ø      Sedangkan yang harus diperhatikan dalam strategi pengamanan untuk client diantaranya adalah masalah privacy dan trojan house.

Selasa, 09 Desember 2014

Pandangan Pertama

Siang dalam balut peluh di tubuh aku rasakan di lingkup kota terminal jagat pantura.
Diriku menatap tak lupa
kilau paras dalam jumpa pada gadis yang berdiri dihadapan. Pandangan pertama peluhku menderas lepas tatkala mata mengajakku melihat kehidupan pada dirimu,
oh… gadis dan getar hatiku dalam pandangan.
Biarlah batu sungai aku singkir deras dan air sungai tetap mengalir ketenangan.
Sejengkal langkah adalah keberhasilan.
Menuai maksud hati menjabat perkenalan.
Tenanglah angin, jangan hembuskan dulu.
Hatiku dalam kuasa ragu.
Tenanglah angin, jangan kau goyah.
Satu jengkal, aku dalam langkah.
Aku sapa dengan senyum hangat tanpa sambutmu yang kecut. Hatiku tersentuh bahagia merebut ragu.
Diriku dalam pikat indah sambutmu.
Aku larut dalam harap perkenalan.
Di saat kau dalam rela, aku ketuk pintu persetujuan.
Salam kenal wahai gadis dalam sambutku.
Kau nampak berbinar dari parasmu yang samar-samar kotor. Senyummu sayu dan pandang pertama tak ada ragu. 

Senin, 08 Desember 2014

MEMBUAT RENCANA PEMBENTUKAN USAHA DENGAN BENTUK DAN TIPE USAHA.

Dalam mempersiapkan pendirian usaha, seorang calon wirausaha tidak mungin berhasil dengan baik tanpa adanya perencanaan terlebih dahulu. Mengapa calon wirausaha harus membuat perencanaan usaha? Oleh karena, perencanaan usaha merupakan alat yang paling ampuh untuk menentukan prioritas, mengukur kemampuan, mengukur keberhasilan, dan kegagalan usaha.Perencanaan pendirian usaha akan memberikan uraian tentang langkah-langkahnya dengan sasaran, target, petunjuk pelaksanaan, jadwal waktu, strategi, taktik, program biaya, dan kebijaksanaan. Perencanaan pendirian usaha yang dibuat secara tertulis merupakan perangkat yang tepat untuk mengendalikan usaha agar fokus pelaksanaan usahanya tidak menyimpang.
Dalam mempersiapkan pendirian usaha, calon wirausaha harus membuat dan menuangkan pokok-pokok pikiranya yang mencakup:
1.   Nama Perusahaan
2.   Lokasi Perusahaan
3.   Komoditi yang akan diusahakan
4.   Konsumen yang akan dituju
5.   Pasar yang akan dituju
6.   Partner yang akan diajak bejerja sama
7.   Personil yang dipercaya untuk membantu menjalankan usaha
8.   Jumlah modal yang dibutuhkan dan yang tersedia
9.   Peralatan yang perlu disediakan
10. Penyebaran Promosi

Dalam merencanakan pendirian usaha, calon wirausaha perlu menerapkan kekuatan mentalnya dan selanjutnya dapat melaksanakan sesuai dengan minat dan kemampuan.
Fakor utama yang dapat mendorong seseorang mendirikan usaha, yaitu adanya peluang usaha, ingin menghimpun kekayaan, ingin menjadi bos sendiri, dan sebagainya.Semakin maju suatu negara,akan semakin banyak banyak orang terdidik dan banyak juga orang yang menganggur. Oleh karena itu, akan semakin terasa pentingnya perkembangan dunia usaha. Adapun dunia usaha itu merupakan suatu kegiatan usha yang penuh tantangan dan resiko.Untuk mempersiapkan pendirian usaha, seorang calon wirausaha terlebih dahulu perlu menghayati faktor-faktor usaha yang mendukungnya. Agar pendirian usaha berhasil, maka calon wirausaha selain harus memahami faktor-faktor usaha, juga harus dapat meningkatkan ilmu pengetehuan dan teknologi.
Berikut faktor-faktor usaha yang perlu diperhatikan dan dihayati oleh calon wirausaha:
1.   Faktor Alam
2.   Faktor Modal Usaha
3.   Faktor Ketrampilan Usaha
4.   Faktor Tenaga Kerja
5.   Faktor Internal Dan Eksternal

Persiapan pendirian usaha, sebailnya dilakukan ketika calon wirausaha memiliki semangat rasa optimis dan sudah dipertimbangkan untung ruginya.
Adapun faktor-faktor umum dalam rangka mempersiapkan pendirian usaha antara lain:
1.   Faktor Personal, menyangkut aspek-aspek kepribadian calon wirausaha yang akan mendirikan usaha.
2.   Faktor Sociological masyarakat masalah hubungan calon wirausaha yang akan mendirikan usaha dengan dukungan keluarga, famili, teman, dan sebagainya.
3.   Faktor Environmental, menyangkut hubungan calon wirausaha yang akan mempersiapkan pendirian usaha dengan lingkunganya.

Dalam praktiknya, kadang-kadang calon wirausaha yang akan mempersiapkan pendirian usaha didorong oleh rasa optimis yang berlebihan. Untuk memecahkan atau mengatasi rasa optimis yang berlebihan itu, dengan melakukan evaluasi. Bagaimana Cara mengevaluasi?
Cara untuk mengevaluasinya adalah berhubungan dengan teman-teman yang akan diajak kerja sama, para karyawan, sumber modal, komoditi yang akan dijual, dan daya serap pasar.Ada delapan langkah pokok sistematis proses perencanaan mendirikan usaha yaitu sebagai berikut:
1.   merumuskan tujuan dan sasaran usaha. selanjutnya, calon wirausaha mengumpulkan fakta, data, dan informasi di sekitar tempat usaha yang akan didirikan.
2.   mengumpulkan fakta dan data serta informasi mengenai situasi dan kondisi usaha yang didirikan.
3.   mengadakan pembahasan atau analisis mengenai fakta,data,dan inforrmasi yang didapatkan dari langkah
1 dan 2 untuk mencari peluang usaha,mengenali ancaman,kekuatan, dam kelemahan di dalam mengambil langkah-langkah kegiatan usaha pada masa mendatang.
4.   merumuskan sarasan usaha yang akan didirikan dengan penuh tanggung jawab.
5.   merumuskan berbagai macam alternatif dan memilih alternatif yang terbaik dan dapat ditempuh untuk merealisasikan sasaran pendirian usaha.
6.   merumuskan rencana strategis pendirian usaha jangka pendek.
7.   merumuskan rencana taktis pendirian usaha jangka panjang.
8.   menyusun anggaran belanja dalam rangka pendirian usaha.Menurut hukum, berdasarkan modal dan tanggung jawab pemilik usaha, bentuk-bentuk usaha terdiri dari Perusahaan Perseorangan,Persekutuan dan Perseroan Terbatas.

1. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau IndividuPerusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana.
Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.ciri dan sifat perusahaan perseorangan :- relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan- tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi- tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi- seluruh keuntungan dinikmati sendiri- sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri   - keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan  yang lebih besar- jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup- sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan.
2. Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / PartnershipPerusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.a. FirmaFirma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.ciri dan sifat firma :-    Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.-      Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin-  Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.-      keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup-      seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma-      pendiriannya tidak memelukan akte pendirian-      mudah memperoleh kredit usahab. Persekutuan Komanditer / Commanditaire VennotschaapCV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.ciri dan sifat CV :- sulit untuk menarik modal yang telah disetor- modal besar karena didirikan banyak pihak- mudah mendapatkan kridit pinjaman  - ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada   yang    pasif tinggal menunggu keuntungan- relatif mudah untuk didirikan- kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / KorporatPerseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.ciri dan sifat PT :- kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi- modal dan ukuran perusahaan besar- kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham- dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham- kepemilikan mudah berpindah tangan- mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai- keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen- kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham- sulit untuk membubarkan PT- pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak devidenBerdasarkan tugas yang diberikan, kami membuat sebuah bentuk usaha Commanditaire Vennotschaap (CV) yang bergerak dibidang jasa pengiriman barang.Sebelum membentuk badan usaha, kami akan menjelaskan terlebih dahulu pengertian dari jenis badan usaha yang akan didirikan.Pengertian CVCV atau Commanditaire Vennontschap yang biasa disebut Persekutuan Komanditer adalah suatu Perusahaan yang didirikan oleh satu atau beberapa orang secara tanggung menanggung, bertanggung jawab secara seluruhnya atau secara solider, dengan satu orang atau lebih sebagai pelepas uang (Geldschieter), dan diatur dalam KUHD.CV pada konsepnya merupakan permitraan yang terdiri dari satu atau lebih mitra biasa dan satu atau lebih mitra diam (Komanditer), yang secara pribadi bertanggung jawab untuk semua utang permitraan, dan bertanggung jawab hanya sebesar kontribusinya. Kehadiran mitra diam adalah ciri utama dari CV atau permitraan terbatas.Dalam soal pengurusan Persekutuan, sekutu komanditer dilarang melakukan pengurusan meskipun dengan surat kuasa. Ia hanya boleh mengawasi pengurusan jika memang ditentukan demikian di dalam Anggaran Dasar persekutuan. Bila ketentuan ini dilanggar, Pasal 21 KUHD memberi sanksi dimana sekutu komplementer bertanggung jawab secara pribadi untuk keseluruhan.Dalam CV hanya sekutu komplementer yang boleh mengadakan hubungan terhadap pihak ketiga. Jadi yang bertanggung jawab kepada pihak ketiga hanya sekutu komplementer.Dokumen Yang Dibutuhkan Untuk Pendirian CV:Foto copy KTP para pendiri, minimal 2 orangFoto copy KK penanggung jawab / DirekturPas photo penanggung jawab ukuran 3X4 = 2 lbr berwarnaCopy PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaanCopy Surat Kontrak/Sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat usahaSurat Keterangan Domisili dari pengelola Gedung jika berdomisili di Gedung PerkantoranSurat Keterangan RT / RW (jika dibutuhkan, untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan) Khusus luar jakartaKantor berada di wilayah Perkantoran/Plaza, atau Ruko, atau tidak berada di wilayah pemukiman.Foto kantor tampak depan, tampak dalam (ruangan berisi meja, kursi, komputer berikut 1-2 orang pegawainya). Biasanya ini dilakukan untuk mempermudah pada waktu survey lokasi untuk PKP atau SIUP.Siap di surveySebelum mengajukan permintaan untuk mendirikan Persekutuan Komanditer (CV), ada baiknya sudah diperoleh kesepakatan sebagai berikut;Ø  Pendiri CVAnda harus menetapkan Nama Para Pendiri Perseroan dengan ketentuan seperti dibawah ini;·      Jumlah Pendiri minimal 2 (dua) orang.·      Pendiri harus Warga Negara Indonesia.Ø  Nama CVAnda harus menetapkan Nama CV yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan usaha. Nama CV tidak akan dilakukan pengecekan, hal ini menyebabkan nama CV sering sama antara satu dengan yang lainnya.Ø  Maksud dan Tujuan serta Kegiatan UsahaAnda harus menetapkan Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha seperti di bawah;Setiap CV yang didirikan dapat melakukan kegiatan usaha yang sama dengan perseroan lain atau berbeda, bersifat khusus atau umum sesuai dengan keinginan para pendiri. Namun ada beberapa bidang usaha yang hanya bisa didirikan dengan ketentuan modal tertentu sesuai dengan peraturan yang mengatur kegiatan usaha tersebut.Ø  Jumlah Modal UsahaAnda harus menetapkan besarnya modal dasar, modal ditempatkan, modal disetor serta siapa saja yang menjadi Pemegang sahamØ  Susunan Direksi dan KomisarisAnda harus menetapkan siapa saja yang akan diangkat dan menjadi Pengurus.Sebuah CV yang akan didirikan atau dibentuk perlu didaftarkan dahulu maka diketahui Lama Waktu Pendaftaran CV tersebut :1. Akta Pendirian Perusahaan dari Notaris, 2-3 hari2. Surat Keterangan Domisili Perusahaan, 4-5 hari3. NPWP – Nomor Pokok Wajib Pajak, 1-2 hari4. Pendaftaran ke Pengadilan, 4-5 hari5. SIUP – Surat Izin Usaha Perdagangan termasuk Inspeksi, 10-12 hari6. TDP – Tanda Daftar Perusahaan, 10-12 hariTotal waktu yang dibutuhkan untuk membuat perusahaan persekutuan komanditer (CV) adalah 31-39 hari.Setelah dilakukan pendaftaran, dapat diterima hasilnya yaitu:Akta Pendirian Perusahaan dari NotarisSurat Keterangan Domisili PerusahaanNPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)Pengesahan PengadilanSIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)TDP (Tanda Daftar Perusahaan. USAHADalam mempersiapkan pendirian usaha,seorang calon wirausaha tidak mungin berhasil dengan baik tanpa adanya perencanaan terlebih dahulu. Mengapa calon wirausaha harus membuat perencanaan usaha? Oleh karena, perencanaan usaha merupakan alat yang paling ampuh untuk menentukan prioritas, mengukur kemampuan, mengukur keberhasilan, dan kegagalan usaha.Perencanaan pendirian usaha akan memberikan uraian tentang langkah-langkahnya dengan sasaran, target, petunjuk pelaksanaan, jadwal waktu, strategi, taktik, program biaya, dan kebijaksanaan. Perencanaan pendirian usaha yang dibuat secara tertulis merupakan perangkat yang tepat untuk mengendalikan usaha agar fokus pelaksanaan usahanya tidak menyimpang.Dalam mempersiapkan pendirian usaha, calon wirausaha harus membuat dan menuangkan pokok-pokok pikiranya yang mencakup:1.   Nama Perusahaan2.   Lokasi Perusahaan3.   Komoditi yang akan diusahakan4.   Konsumen yang akan dituju5.   Pasar yang akan dituju6.   Partner yang akan diajak bejerja sama7.   Personil yang dipercaya untuk membantu menjalankan usaha8.   Jumlah modal yang dibutuhkan dan yang tersedia9.   Peralatan yang perlu disediakan10. Penyebaran PromosiDalam merencanakan pendirian usaha, calon wirausaha perlu menerapkan kekuatan mentalnya dan selanjutnya dapat melaksanakan sesuai dengan minat dan kemampuan. Fakor utama yang dapat mendorong seseorang mendirikan usaha, yaitu adanya peluang usaha, ingin menghimpun kekayaan, ingin menjadi bos sendiri, dan sebagainya.Semakin maju suatu negara,akan semakin banyak banyak orang terdidik dan banyak juga orang yang menganggur. Oleh karena itu, akan semakin terasa pentingnya perkembangan dunia usaha. Adapun dunia usaha itu merupakan suatu kegiatan usha yang penuh tantangan dan resiko.Untuk mempersiapkan pendirian usaha, seorang calon wirausaha terlebih dahulu perlu menghayati faktor-faktor usaha yang mendukungnya. Agar pendirian usaha berhasil, maka calon wirausaha selain harus memahami faktor-faktor usaha, juga harus dapat meningkatkan ilmu pengetehuan dan teknologi.Berikut faktor-faktor usaha yang perlu diperhatikan dan dihayati oleh calon wirausaha:1.   Faktor Alam2.   Faktor Modal Usaha3.   Faktor Ketrampilan Usaha4.   Faktor Tenaga Kerja5.   Faktor Internal Dan EksternalPersiapan pendirian usaha, sebailnya dilakukan ketika calon wirausaha memiliki semangat rasa optimis dan sudah dipertimbangkan untung ruginya. Adapun faktor-faktor umum dalam rangka mempersiapkan pendirian usaha antara lain:1.   Faktor Personal, menyangkut aspek-aspek kepribadian calon wirausaha yang akan mendirikan usaha.2.   Faktor Sociological masyarakat masalah hubungan calon wirausaha yang akan mendirikan usaha dengan dukungan keluarga, famili, teman, dan sebagainya.3.   Faktor Environmental, menyangkut hubungan calon wirausaha yang akan mempersiapkan pendirian usaha dengan lingkunganya.Dalam praktiknya, kadang-kadang calon wirausaha yang akan mempersiapkan pendirian usaha didorong oleh rasa optimis yang berlebihan. Untuk memecahkan atau mengatasi rasa optimis yang berlebihan itu, dengan melakukan evaluasi. Bagaimana Cara mengevaluasi?Cara untuk mengevaluasinya adalah berhubungan dengan teman-teman yang akan diajak kerja sama, para karyawan, sumber modal, komoditi yang akan dijual, dan daya serap pasar.Ada delapan langkah pokok sistematis proses perencanaan mendirikan usaha yaitu sebagai berikut:1.   merumuskan tujuan dan sasaran usaha. selanjutnya, calon wirausaha mengumpulkan fakta, data, dan informasi di sekitar tempat usaha yang akan didirikan.2.   mengumpulkan fakta dan data serta informasi mengenai situasi dan kondisi usaha yang didirikan.3.   mengadakan pembahasan atau analisis mengenai fakta,data,dan inforrmasi yang didapatkan dari langkah 1 dan 2 untuk mencari peluang usaha,mengenali ancaman,kekuatan, dam kelemahan di dalam mengambil langkah-langkah kegiatan usaha pada masa mendatang.4.   merumuskan sarasan usaha yang akan didirikan dengan penuh tanggung jawab.5.   merumuskan berbagai macam alternatif dan memilih alternatif yang terbaik dan dapat ditempuh untuk merealisasikan sasaran pendirian usaha.6.   merumuskan rencana strategis pendirian usaha jangka pendek.7.   merumuskan rencana taktis pendirian usaha jangka panjang.8.   menyusun anggaran belanja dalam rangka pendirian usaha.Menurut hukum, berdasarkan modal dan tanggung jawab pemilik usaha, bentuk-bentuk usaha terdiri dari Perusahaan Perseorangan,Persekutuan dan Perseroan Terbatas.1. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau IndividuPerusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.ciri dan sifat perusahaan perseorangan :- relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan- tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi- tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi- seluruh keuntungan dinikmati sendiri- sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri   - keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan  yang lebih besar- jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup- sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan.2. Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / PartnershipPerusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.a. FirmaFirma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.ciri dan sifat firma :-    Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.-      Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin-  Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.-      keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup-      seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma-      pendiriannya tidak memelukan akte pendirian-      mudah memperoleh kredit usahab. Persekutuan Komanditer / Commanditaire VennotschaapCV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.ciri dan sifat CV :- sulit untuk menarik modal yang telah disetor- modal besar karena didirikan banyak pihak- mudah mendapatkan kridit pinjaman  - ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada   yang    pasif tinggal menunggu keuntungan- relatif mudah untuk didirikan- kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / KorporatPerseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.ciri dan sifat PT :- kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi- modal dan ukuran perusahaan besar- kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham- dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham- kepemilikan mudah berpindah tangan- mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai- keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen- kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham- sulit untuk membubarkan PT- pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak devidenBerdasarkan tugas yang diberikan, kami membuat sebuah bentuk usaha Commanditaire Vennotschaap (CV) yang bergerak dibidang jasa pengiriman barang.Sebelum membentuk badan usaha, kami akan menjelaskan terlebih dahulu pengertian dari jenis badan usaha yang akan didirikan.Pengertian CVCV atau Commanditaire Vennontschap yang biasa disebut Persekutuan Komanditer adalah suatu Perusahaan yang didirikan oleh satu atau beberapa orang secara tanggung menanggung, bertanggung jawab secara seluruhnya atau secara solider, dengan satu orang atau lebih sebagai pelepas uang (Geldschieter), dan diatur dalam KUHD.CV pada konsepnya merupakan permitraan yang terdiri dari satu atau lebih mitra biasa dan satu atau lebih mitra diam (Komanditer), yang secara pribadi bertanggung jawab untuk semua utang permitraan, dan bertanggung jawab hanya sebesar kontribusinya. Kehadiran mitra diam adalah ciri utama dari CV atau permitraan terbatas.Dalam soal pengurusan Persekutuan, sekutu komanditer dilarang melakukan pengurusan meskipun dengan surat kuasa. Ia hanya boleh mengawasi pengurusan jika memang ditentukan demikian di dalam Anggaran Dasar persekutuan. Bila ketentuan ini dilanggar, Pasal 21 KUHD memberi sanksi dimana sekutu komplementer bertanggung jawab secara pribadi untuk keseluruhan.Dalam CV hanya sekutu komplementer yang boleh mengadakan hubungan terhadap pihak ketiga. Jadi yang bertanggung jawab kepada pihak ketiga hanya sekutu komplementer.Dokumen Yang Dibutuhkan Untuk Pendirian CV:Foto copy KTP para pendiri, minimal 2 orangFoto copy KK penanggung jawab / DirekturPas photo penanggung jawab ukuran 3X4 = 2 lbr berwarnaCopy PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaanCopy Surat Kontrak/Sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat usahaSurat Keterangan Domisili dari pengelola Gedung jika berdomisili di Gedung PerkantoranSurat Keterangan RT / RW (jika dibutuhkan, untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan) Khusus luar jakartaKantor berada di wilayah Perkantoran/Plaza, atau Ruko, atau tidak berada di wilayah pemukiman.Foto kantor tampak depan, tampak dalam (ruangan berisi meja, kursi, komputer berikut 1-2 orang pegawainya). Biasanya ini dilakukan untuk mempermudah pada waktu survey lokasi untuk PKP atau SIUP.Siap di surveySebelum mengajukan permintaan untuk mendirikan Persekutuan Komanditer (CV), ada baiknya sudah diperoleh kesepakatan sebagai berikut;Ø  Pendiri CVAnda harus menetapkan Nama Para Pendiri Perseroan dengan ketentuan seperti dibawah ini;·      Jumlah Pendiri minimal 2 (dua) orang.·      Pendiri harus Warga Negara Indonesia.Ø  Nama CVAnda harus menetapkan Nama CV yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan usaha. Nama CV tidak akan dilakukan pengecekan, hal ini menyebabkan nama CV sering sama antara satu dengan yang lainnya.Ø  Maksud dan Tujuan serta Kegiatan UsahaAnda harus menetapkan Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha seperti di bawah;Setiap CV yang didirikan dapat melakukan kegiatan usaha yang sama dengan perseroan lain atau berbeda, bersifat khusus atau umum sesuai dengan keinginan para pendiri. Namun ada beberapa bidang usaha yang hanya bisa didirikan dengan ketentuan modal tertentu sesuai dengan peraturan yang mengatur kegiatan usaha tersebut.Ø  Jumlah Modal UsahaAnda harus menetapkan besarnya modal dasar, modal ditempatkan, modal disetor serta siapa saja yang menjadi Pemegang sahamØ  Susunan Direksi dan KomisarisAnda harus menetapkan siapa saja yang akan diangkat dan menjadi Pengurus.Sebuah CV yang akan didirikan atau dibentuk perlu didaftarkan dahulu maka diketahui Lama Waktu Pendaftaran CV tersebut :1. Akta Pendirian Perusahaan dari Notaris, 2-3 hari2. Surat Keterangan Domisili Perusahaan, 4-5 hari3. NPWP – Nomor Pokok Wajib Pajak, 1-2 hari4. Pendaftaran ke Pengadilan, 4-5 hari5. SIUP – Surat Izin Usaha Perdagangan termasuk Inspeksi, 10-12 hari6. TDP – Tanda Daftar Perusahaan, 10-12 hariTotal waktu yang dibutuhkan untuk membuat perusahaan persekutuan komanditer (CV) adalah 31-39 hari.Setelah dilakukan pendaftaran, dapat diterima hasilnya yaitu:Akta Pendirian Perusahaan dari NotarisSurat Keterangan Domisili PerusahaanNPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)Pengesahan PengadilanSIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)TDP (Tanda Daftar Perusahaan.b

Selasa, 02 Desember 2014

Menysun Rencana Keuangan, Sumber modal, dan Mengelola Arus Kas

                BAB I PENDAHULUANA.   

LATAR BELAKANG

Salah satu masalah tersulit dalam proses pendirian usaha baru adalah mendapatkan modal.
Bagi pengusaha, kebutuhan pembiayaan yang tersedia harus dipertimbangkan dari perspektif utang versus ekuitas serta penggunaan dana internal versus eksternal.
Sebelum mengembangkan laporan laba rugi proforma, pengusaha harus menyiapkan anggaran operasi dan modal.
Jika menjadi pemilik tunggal, pengusaha harus bertanggung jawab atas berbagai keputusan anggaran. Dalam suatu perusahaan rekanan, atau dimana terdapat karyawan-karyawan, proses penganggaran awal mungkin dimulai oleh salah satu dari individu-individu tersebut, bergantung pada peran mereka dalam perusahaan itu.
Sebagai contoh,
anggaran penjualan dapat disiapkan oleh seorang manajer penjualan, anggaran manufaktur oleh produksi, dan seterusnya. Penentuan akhir dari anggaran-anggaran ini pada akhirnya terletak pada para pemilik atau pengusaha.

B.   RUMUSAN MASALAH

1.    Anggaran operasi dan modal
2.    Sumber dana dalam memulai usaha
3.    Peran Small Business Administration dalam pembiayaan bisnis kecil
4.    Menyusun laporan laba rugi proforma, arus kas proforma, neraca proforma, analisis impas, serta sumber dan penerapan dana proforma.
5.    Paket-paket peranti lunak dalam mengelola laporan keuangan.

C.   TUJUAN

1.    Memahami peran anggaran dalam menyiapkan laporan proforma.
2.    Mengetahui jenis-jenis pembiayaan yang ada dalam memulai usaha.
3.    Membahas pinjaman Small Business Administration (SBA).
4.    Mempelajari bagaimana menyiapkan arus kas, pendapatan, neraca, serta berbagai sumber dan penggunaan laporan dana proforma bulanan untuk tahun pertama operasi.
5.    Menjelaskan penerapan dan kalkulasi dari titik impas (break even point) untuk perusahaan baru.
6.    Mengetahui paket-paket peranti lunak alternative yang dapat digunakan untuk menyiapkan laporan keuangan.

BAB II PEMBAHASANA.   

ANGGARAN OPERASI DAN MODAL Dalam penyiapan laporan laba rugi proforma, sebelumnya pengusaha harus mengembangkan sebuah anggaran penjualan yang merupakan perkiraan dari volume penjualan yang diharapkan per bulan. Dari ramalan-ramalan penjualan pengusaha akan menentukan biaya dari penjualan-penjualan tersebut.
Dalam sebuah perusahaan manufaktur, pengusaha dapat membandingkan biaya untuk memproduksi secara internal atau mengontrakannya ke luar ke perusahaan manufaktur lainnya. Perkiraan persediaan akhir yang dibutuhkan sebagai sebuah penahan terhadap kemungkinan fluktuasi dalam permintaan dan biaya tenaga kerja langsung dan bahan baku juga akan dimasukkan.Setelah melengkapi anggaran penjualan, pengusaha dapat berfokus pada biaya operasi.
Pertama-tama harus dilengkapi sebuah daftar beban tetap (yang keberdaannya tidak begitu dipengaruhi oleh volume penjualan) seperti sewa, utilitas, gaji, pengiklanan, depresiasi, dan asuransi. Perkiraan beban-beban untuk sebagian besar hal tersebut dapat diterapkan dari pengalaman pribadi atau tolak ukur(benchmark) industri, atau melalui hubungan langsung dengan para pialang real estate, agen-agen asuransi, dan para konsultan. Antisipasi penambahan ruang dan karyawan baru serta meningkatnya biaya iklan juga dapat dimasukkan dalam proyeksi-proyeksi ini sebagai sesuatu yang layak dipertimbangkan.
Anggaran-anggaran modal dimaksudkan untuk memberikan sebuah dasar untuk mengevaluasi pengeluaran-pengeluaran yang akan berdampak pada bisnis selama lebih dari satu tahun.
Sebagai contoh, sebuah anggaran modal dapat memproyeksikan pengeluaran-pengeluaran untuk perlengkapan baru, kendaraan, computer, atau bahkan sebuah bangunan yang baru.

B.   SUMBER DANA DALAM MEMULAI USAHA

1.    Pembiayaan Utang atau Ekuitas Pembiayaan utang adalah metode pembiayaan yang melibatkan suatu alat pembawa bunga, biasanya pinjaman yang pembayarannya hanya terkait secara tidak langsung pada penjualan dan keuntungan dari perusahaan tersebut. Umumnya, pembiayaan utang (juga disebut pembiayaan berbasis asset) mengharuskan suatu asset (biasanya mobil, rumah, pabrik, mesin, atau tanah) digunakan sebagai jaminan. Pengusaha yang melakukan pembiayaan utang wajib membayar kembali jumlah dana yang dipinjam dan biaya yang dinyatakan dalam suku bunga. Mungkin pula terdapat biaya tambahan lain, yang terkadang disebut sebagai poin, atas penggunaan atau kemampuan untuk meminjam uang tersebut.
Pembiayaan ekuitas tidak membutuhkan jaminan dan memberikan tawaran kepada investor berupa bentuk kepemilikan dalam perusahaan baru.
Investor ini akan mendapatkan pembagian keuntungan perusahaan, dan juga disposisi asset-aset perusahaan berdasarkan cara proporsional,
bergantung pada presentase dari perusahaan yang dimilikinya. Semua bentuk usaha perlu memiliki ekuitas, karena semua bentuk usaha dimiliki oleh seseorang atau badan. Meskipun pemiliknya terkadang tidak langsung terlibat dalam pengelolaan usaha itu dari hari ke hari. Jumlah ekuitas ini tentunya akan berbeda-beda bergantung pada jenis dan ukuran usaha. Usaha yang lebih besar mungkin mengharuskan kepemilikan lebih dari satu orang, mencakup investor swasta dan pemodal usaha. Pembiayaan ekuitas ini menjadi dasar untuk pembiayaan utang, dan keduanya bersama-sama membentuk struktur modal usaha.
2.    Dana Internal atau EksternalDana internal berasal dari dalam perusahaan seperti keuntungan, penjualan asset, pengurangan modal kerja, penundaan pembayaran utang, dan piutang.
Dalam setiap usaha baru, biasanya keuntungan langsung dijadikan modal usaha tambahan pada tahun-tahun awalnya, sehingga investor ekuitas dari luar pun tidak mengharapkan adanya pembayaran utang selama waktu ini. Dana yang dibutuhkan dapat juga diperoleh dengan menjual asset yang jarang digunakan. Sumber dana internal dan jangka pendek dapat diperoleh dengan cara mengurangi asset-aset jangka pendek: persediaan, uang tunai, dan barang-barang modal usaha lainnya.Sumber dana umum yang lainnya berasal dari luar perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam Enterpreneur 2003 Hot 100 mendapatkan modal untuk memulai usaha dari simpanan (61%), investor swasta (31%), keluarga dan teman (18%), kredit ekuitas rumah (17%), pinjaman dari bank (16%), kartu kredit (10%), penjualan perusahaan lain (1%), pinjaman SBA (1%), dan sumber-sumber lainnya (2%).3.    Dana PribadiHanya sedikit (seandainya pun ada) perusahaan baru yang dimulai tanpa adanya dana pribadi dari pengusahanya. Tidak hanya dana ini merupakan dana ‘termurah’ dalam hal biaya dan control, dana ini juga penting untuk menarik pembiayaan dari luar, khususnya dari bank, investor swasta, dan pemodal usaha. Sumber-sumber dana pribadi pada umumnya adalah simpanan, asuransi jiwa, atau hipotek rumah atau mobil.4.    Keluarga dan TemanKeluarga dan teman merupakan sumber modal yang biasanya dimanfaatkan untuk memulai suatu usaha. Keluarga dan teman cenderung mau berinvestasi karena memiliki hubungan baik dengan pengusaha. Hal ini juga memiliki aspek positif dan negatif. Meskipun jumlah uang yang tersedia tidak banyak, jika tersedianya dalam bentuk pendanaan ekuitas, maka anggota keluarga atau teman kemudian memiliki posisi kepemilikan dalam usaha tersebut dan semua hak dari posisi tersebut. Hal ini akan membuat mereka merasa memiliki andil langsung dalam kegiatan usaha tersebut, dan akan berdampak negatif bagi karyawan, fasilitas, atau penjualan dan keuntungan. Maka dari itu, hal ini harus bisa diatasi dan dihindari sebisa mungkin.5.    Bank KomersialBank-bank komersial masih merupakan dana jangka pendek yang paling sering digunakan oleh pengusaha jika terdedia barang yang bisa dijaminkan. Dana yang disediakan berbentuk  pembiayaan utang dank arena itu, membutuhkan suatu jaminan fisik/asset yang bernilai. Jaminan ini dapat berbentuk asset bisnis (lahan, peralatan, atau bangunan untuk usaha), asset pribadi (rumah, mobil, lahan, saham, atau surat berharga pengusaha), atau asset dari orang yang ikut menandatangani nota perjanjian pinjaman.1.    Jenis-Jenis Pinjaman BankPinjaman-pinjaman ini diberikan berdasarkan asset atau arus kas dari usaha tersebut. Basis asset untuk pinjaman:-       Pinjaman piutang: jika konsumennya terkenal dan layak memperoleh kredit, suatu bank dapat membiayai hingga 80% nilai piutang mereka.-       Pinjaman persediaan: jenis asset lain dari perusahaan yang biasanya menjadi basis untuk pinjaman, khususnya ketika investornya bersifat likuid dan dapat dijual dengan mudah.-       Pinjaman peralatan: peralatan dapat digunakan untuk mendapatkan pembiayaan jangka panjang, biasanya selama 3 hingga 10 tahun. Pembiayaan peralatan terdiri atas beberapa kategori: pembiayaan pembelian peralatan baru, pembiayaan peralatan bekas yang sudah dimiliki perusahaan, pembiayaan enjualan-penyewaan kembali, atau pembiayaan penyewaan.-       Pinjaman real estate: pembiayaan hipotek ini biasanya mudah diperoleh hingga 75% lahan, pabrik, atau gedung lain dari perusahaan menjadi dana pinjaman.Pembiayaan Arus Kas:-       Pinjaman bertahap: digunakan untuk menutupi kebutuhan modal kerja untuk jangka waktu tertentu, misalnya ketika pembiayaan musiman sedang dibutuhkan.-       Pinjaman komersial langsung: suatu perusahaan mendapatkan pinjaman dana yang jatuh tempo dalam 30-90 hari. Sering digunakan untuk pembiayaan musiman dan untuk memperbanyak persediaan.-       Pinjaman jangka panjang: pinjaman ini biasanya hanya disediakan untuk perusahaan-perusahaan yang kuat dan sudah mapan dan berlaku hingga 10 tahun.-       Pinjaman karakter: umumnya mengharuskan pengusaha atau seseorang yang lain merelakan asetnya untuk dijadikan jaminan, atau mengharuskan perjanjian pinjaman ini ditandatangani oleh seseorang yang lain. Asset yang biasanya dijaminkan adalah mobil. Rumah, lahan, dan sekuritas.2.    Keputusan-Keputusan Bank untuk Meminjamkan UangKeputusan-keputusan bank untuk memberikan pinjaman dibuat menurut kaidah 5C dalam meminjamkan uang: karakter (character), kapasitas(capacity), modal (capital), jaminan (collateral), dan keadaan (condition). Surat-surat keuangan (seperti neraca saldo dan pendapatan) dikaji dalam hal kemampuannya menghasilkan keuntungan dan rasio kreditnya, keluar masuknya persediaan, penuaan dari piutang, modal pengusaha yang diinvestasikan, dan komitmen terhadap bisnis tersebut.  Proyeksi-proyeksi ke masa depan dalam hal ukuran pasar, penjualan, dan kemampuan menghasilkan keuntungan juga dievaluasi untuk menentukan kemampuannya melunasi pinjaman.C.   PERAN SMALL BUSINESS ADMINISTRATION DALAM PEMBIAYAAN BISNIS KECILDi Amerika Serikat, ketika pengusaha tidak mampu mendapatkan pinjaman bank komersial, alternatifnya adalah jaminan dari Small Business Administration (SBA). Basis Loan Guaranty 7(a) aadalah program pinjaman bisnis primer dari SBA. Program ini membantu bisnis kecil yang memenuhi syarat untuk mendapatkan dana bantuan jika mereka tidak mendapatkan pinjaman melalui jalur peminjaman yang regular. Hasil dari pinjaman tersebut dapat digunakan untuk beragam keperluan bisnis, seperti modal kerja; mesin dan perlengkapan; furniture dan peralatan lengkap; tanah dan bangunan; perbaikanleasehold; dan bahkan dalam kondisi tertentu, pembayaran utang.Di AS, untuk mendapatkan pinjaman 7(a), pengusaha kecil harus memenuhi beberpa kriteria. Kemampuan membayar kembali yang dapat dilihat dari aliran kas merupakan kriteria umumnya, kriteria lainnya yang harus dipenuhi adalah karakter yang baik, kemampuan manajemen, jaminan, dan kontribusi ekuitas pemilik.Untuk di Indonesia sendiri, lembaga yang menyediakan pinjaman untuk saha kecil misalnya adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh pemerintah yaitu Kementrian UMKM.D.   MENYUSUN LAPORAN LABA RUGI PROFORMA, ARUS KAS PROFORMA, NERACA PROFORMA, ANALISIS IMPAS, SERTA SUMBER DAN PENERAPAN DANA PROFORMA1.    Laporan Laba Rugi ProformaDalam menyiapkan laporan laba rugi proforma, pertama-tama penjualan per bulan harus dihitung. Riset pemasaran, penjualan industri, dan sejumlah pengalaman percobaan dapat memberikan dasar untuk angka-angka ini. Teknik-teknik ramalan seperti survei tujuan pembeli, gabungan dari pendapat tim penjualan, pendapat ahli, atau rangkaian waktu dapat digunakan untuk memproyeksikan penjualan. Seperti yang diharapkan, akan memakan waktu sebentar bagi perusahaan baru manapun untuk membangun penjualan. Biaya-biaya untuk mencapai berbagai peningkatan ini mungkin lebih tinggi secara tidak proporsional dalam beberapa bulan, bergntung pada situasi selama periode tertentu.Laporan laba rugi proforma tersebut juga memberikan proyeksi-proyeksi dari semua beban operasi untuk setiap bulan selama tahun pertama. Setiap beban harus dicantumkan dan dinilai secara hati-hati untuk memastikan bahwa peningkatan-peningkatan beban tersebut ditambahkan pada bulan yang sesuai. Gaji dan upah harus mencerminkan jumlah personel yag diperkerjakan serta peran mereka dalam organisasi di perusahaan. Seiring dengan diperkerjakannya personel-personel baru untuk mendukung peningkatan bisnis, biaya-biayanya harus dimasukkan Dalam laporan proforma.Selain pada laporan laba rugi proforma bulanan untuk tahun pertama, proyeksi-proyeksi harus dibuat untuk tahun kedua dan ketiga. Biasanya, investor lebih suka melihat proyeksi pendapataan untuk tiga tahun. Dalam memproyeksikan beban-beban operasi untuk tahun kedua dan ketiga, akan membantu untuk pertama-tama melihat pada biaya-biaya yang kemungkinan akan stabil seiring dengan berjalannya waktu. Hal-hal seperti depresiasi, utilitas, sewa, asuransi, dan bunga dapat lebih mudah ditentukan jika mengetahui penjualan yang diramalkan untuk tahun kedua dan ketiga.  2.    Arus Kas ProformaArus kas tidak sama dengan laba. Laba merupakan hasil pengurangan penjualan terhadap beban, sedangkan arus kas dihasilkan dari selisih antara penerimaan kas dan pembayaran kas aktual. Penjualan mungkin tidak dianggap sebagai kas karena sebuah penjualan mungkin saja terjadi tetapi pembayarannya tidak dilakukan sebelum 30 hari. Selain itu, tidak semua tagihan dibayar dengan segera. Sebaliknya, pembayaran-pembayaran kas untuk mengurangi pokok sebuah pinjaman bukan merupakan biaya bisnis, melainkan tetap merupakan pengurangan kas.Penting bagi pengusaha untuk membuat proyeksi bulanan atas arus kas seperti proyeksi bulanan yang dibuat untuk keuntungan. Jika pengeluaran-pengeluaran lebih besar daripada penerimaan pada suatu periode waktu, pengusaha harus meminjam dana atau mempunyai kas dalam sebuah rekening bank untuk menutupi pengeluaran-pengeluaran yang lebih tinggi tersebut. Arus kas positif yang besar dalam periode waktu tertentu mungkin harus diinvestasikan dalam sumber jangka pendek atau didepositokan dalam sebuah bank dengan tujuan untuk menutup periode-periode waktu di masa depan saat pengeluaran lebih besar dari pendapatan.3.    Neraca ProformaNeraca proforma mencerminkan posisi bisnis pada akhir tahun pertama. Neraca ini merangkum asset, kewajiban, dan nilai bersih dari pengusaha. Setiap transaksi bisnis mempengaruhi neraca, tetapi karena masalah waktu dan biaya serta kebutuhan, merupakan sebuah hal yang umum untuk menyiapkan neraca pada jangka waktu periodic (kuartal atau tahunan). Jadi, neraca adalah sebuah gambaran bisnis pada momen tertentu dalam suatu waktu dan tidak meliputi suatu periode waktu.·         Asset: dikategorikas sebagai asset lancer dan tetap. Asset lancer meliputi kas dan semua yang dapat dialihan menjadi kas atau digunakan dalam operasi bisnis selama periode waktu satu tahun atau kurang. Asset tetap adalah asset-asset yang nyata dan digunakan untuk periode waktu yang lama.·         Kewajiban: akun ini mewakili semua utang kepada kreditor. Beberapa dalam jumlah ini mungkin jatuh tempo dalam satu tahun (kewajiban lancer), dan lainnya dapat berupa utang-utang jangka panjang.·         Ekuitas pemilik: jumlah ini mewakili kelebihan dari semua asset atas semua kewajiban. Jumlah ini mewakili nilai bersih dari bisnis.4.    Analisis ImpasAnalisis impas adalah sebuah teknik yang berguna dalam menentukan berapa banyak unit yang harus dijual atau volume penjualan yang harus dicapai untuk mencapai impas. Titik penjualan impas mengindikasikan volume penjualan yang dibutuhkan untuk menutupi total biaya variable dan beban tetap kepada pengusaha. Kelebihan penjualan setelah titik impas akan menghasilkan keuntungan selama harga jual tetap diatas biaya-biaya yang diperlukan untuk memproduksi setiap unit (biaya variable).Rumus untuk mencapai impas diperoleh sebagai berikut:                        B/E(Q) =                    TFC                                                SP – VC/UnitSelama harga penjualan lebih besar dari biaya variable per unit, sejumlah kontribusi dapat dibuat untuk menutupi biaya tetap. Akhirnya, kontribusi-kontribusi ini akan cukup untuk membayar semua biaya tetap, di mana pada titik tersebut perusahaan mencapai impas.5.    Sumber dan Penerapan Dana ProformaLaporan sumber dan penerapan dana proforma menggambarkan penempatan pendapatan dari operasi dan pendanaan lainnya. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bagaimana pendapatan bersih dan pendanaan digunakan untuk meningkatkan asset atau membayar utang.E.   PAKET-PAKET PERANTI LUNAK DALAM MENGELOLA LAPORAN KEUANGANTerdapat sejumlah paket peranti lunak keuangan yang tersedia bagi pengusaha yang dapat melacak data keuangan dan menghasilkan laporan keuangan penting lainnya. Untuk tujuan membuat laporan-laporan proforma, setidaknya dalam tahap perencanaan bisnis, mungkin paling mudah untuk menggunakan sebuah program spreadsheet karena angka-angkanya dapatsering kali berubah seiring dengan dimulainya pengembangan anggaran untuk laporan-laporan proforma oleh pengusaha. Microsoft Excel adalah peranti lunakspreadsheet yang paling luas digunakan dan tersedia dalam format Macintosh dan PC.Paket-paket peranti lunak tersebut bervariasi dalam harga dan kompleksitas. Produk peranti lunak yang paling sederhana untuk digunakan adalah QuickBooks ($99-$299), Peachtree (Best Software), dan paket-paket yang ditawarkan oleh Medlin Accounting and Checkmark Software Inc.  Paket-paket ini menawarkan peranti lunak daftar gaji dan buku besar umum akuntasi dasar untuk perusahaan baru. Beberapa paket peranti lunak komprehensif lainnya (disamping Peachtree), diantaranya adalah Microsoft Office Small Business Accounting, Redwing Software, dan Cougar Mountain Software.Jika dibutuhkan sebuah paket yang lebih komprehensif, pengusaha harus mendiskusikan pilihan-pilihannya dengan sebuah asosiasi bisnis, teman, atau konsultan yang dapat menilai kebutuhan-kebutuhannya, mengevaluasi manfaat dari pilihan yang paling sesuai, dan membantu pengusaha tersebut dalam memilih paket terbaik yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan perusahaan tersebut.BAB IIIPENUTUPA.   KESIMPULANMakalah ini menjelaskan beberapa teknik proyeksi keuangan dalam memulai sebuah bisnis. Pertama-tama pengusaha harus membuat ramalan atau perkiraan kebutuhan penjualan atau produksi untuk produk/jasa yang akan dijual, seperti biaya produksi, sewa, gaji karyawan, iklan dan lain sebagainya. Setelah itu, menyiapkan modal yang diperlukan untuk memulai usaha tersebut. Modal bisa didapat dari pinjaman bank, simpanan sendiri, keluarga/teman, dan pembiayaan lainnya yang memungkinkan. Setelah usaha tersebut berdiri dan sudah bisa dijalankan, pengusaha harus membuat laporan keuangan perusahaan untuk kejelasan dan mengetahui apakah perusahaan tersebut untung, rugi, atau berada dalam posisi impas. Laporan keuangan juga diperlukan sebagai bukti bahwa pengusaha bisa mendapatkan pinjaman dari kreditur karena usaha yang dijalankannya maju. Di jaman yang serba teknologi seperti ini, banyak pengusaha yang menggunakan perangkat lunak dalam membuat laporan keuangan perusahaannya agar lebih efektif den efisien.B.   SARANSebelum memulai usaha sebaiknya disiapkan dahulu rencana yang matang dalam hal modal, manajemen, kualitas produk, dan pemasarannya agar usaha yang kita jalankan bisa diterima oleh masyarakat atau pelanggan dan diharapkan usaha kita bisa berjalan dengan baik dan mencapai keuntungan.